Kamis, 13 September 2012

Bencana alam akibat aktivitas manusia

  Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Peristiwa alam dapat berupa banjir, letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, badai salju, kekeringan, hujan es, gelombang panas, hurikan, badai tropis, taifun, tornado, kebakaran liar dan wabah penyakit. Beberapa bencana alam terjadi tidak secara alami namun ada juga bencana alam akibat aktivitas manusia. 

  Sudah tidak asing lagi bencana alam akibat ulah manusia ini di dengar. Bencana alam akibat ulah manusia ini terjadi karena ulah mereka sendiri yang tidak dapat menjaga alamnya dengan baik. Sehingga kecerobohan mereka sendirilah yang mengakibatkan bencana alam di muka bumi ini. Kejadian yang sudah ratusan kali terjadi ini masih saja ada yang tetap tidak sadar akan keadan alamnya yang akan menjadi labil. Inilah bencana bencana alam akibat manusia:




      1. Hell’s Gate, Turkmenistan


Di gurun Turkmenistan adalah sebuah lubang selebar kurang lebih 100 meter dan di dalamnya terus-menerus membara selama 38 tahun. Pada 1971, sebuah rig pengeboran minyak Uni Soviet melakukan pengeboran. Ternyata di bawahnya ada cadangan gas alam. Hal ini menyebabkan tanah runtuh beserta rig pengeboran yang dibangun di atasnya. Asap beracun kemudian mulai menyembur dari dalam lubang. Daripada berpotensi menimbulkan bencana yang lebih mematikan, pemerintah Soviet lalu membakar lubangnya.
     

     2. Lumpur Lapindo Sidoarjo, Indonesia


Untuk yang satu ini sih tidak perlu banyak dijelaskan, bukan? Bencana yang bermula pada bulan Mei 2006 masih terus berlangsung. Kabarnya semburan lumpur bercampur gas tetap akan berlangsung selama 30 tahun.

     3. Picher Oklahoma, Amerika Serikat

 

Tempat paling beracun di Amerika Serikat menurut EPA (semacam lembaga AMDAL di AS). Dulunya pernah menjadi tambang dengan kandungan timah dan seng terkaya di dunia, menjadi tempat tinggal bagi 20.000 orang. Kini hanya kurang dari 25 orang yang menetap. Air yang mengandung asam beracun merembes naik dari terowongan bawah tanah tempat penambangan sampai ke sungai hingga berubah warna menjadi merah dan beracun.

     4. The Aral Sea, Kazakhstan

  
Proyek irigasi Uni Soviet yang berasal dari Laut Aral telah menguras air laut dalam jumlah sangat besar. Kini, beberapa bagian laut itu kering dan terbelah menjadi dua laut yang lebih kecil. Perahu nelayan banyak yang kandas, sebagian menjadi gurun tandus yang luas dan terkontaminasi.

     5. The Berkeley Pit Montana, Amerika Serikat


Pada bulan November 1995 sekawanan angsa bermigrasi dan mendarat di Berkeley Pit, sebuah lokasi penambangan tembaga yang danaunya diisi lebih dari 40 milyar galon air asam dan logam berat. Setelah badai beberapa hari serta kabut, burung-burung itu gagal melanjutkan perjalanan dan 342 ekor ditemukan mati.

Bencana Alam akibat ulah manusia ini terjadilah akibat dari perilaku orang orang yang tidak memiliki rasa sayangnya terhadap alam alam kita ini. Rasa yang ketidak sayangan itulah yang menimbulkan ketidak peduliannya sehingga sikap seenaknya, kecerobohan, ketamakannya terhadap alam itu yang mebuat labilnya alam kita.  
 
Penanggulangan bencana alam atau mitigasi adalah upaya berkelanjutan untuk mengurangi dampak bencana terhadap manusia dan harta benda.Lebih sedikit orang dan komunitas yang akan terkena dampak bencana alam dengan menggerakan program ini.Perbedaan tingkat bencana yang dapat merusak dapat diatasi dengan menggerakan program mitigasi yang berbeda-beda sesuai dengan sifat masing-masing bencana alam
    
     Salah satu cara untuk menanggulaninya adalah:
  • Dengan membenahi sedikit-demi sedikit mulai dari hal terkecil seperti setiap rumah setidaknya menanam pohon di halaman rumah.
  • Memperbaiki tata kota, reboisasi, menindak tegas semua pembalakan liar, membuang sampah pada tempatnya.
  • Tidak mendirikan rumah di bantaran sungai/kali  
 Apakah kita semua ingin bumi kita hancur karna ulah kita sendiri dan perbuatan kita yang akan mencelakai kita, tentu tidak bukan maka dari itu mulailah dari sekarang untuk memperbaiki semua kehancuran yang kita buat. Melakukan hal ini bukanlah susah demi kepentingan dan kenyamanan kita di bumi kita ini.

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar